About Me

DIRGAHAYU HARI AMAL BHAKTI KEMENTERIAN AGAMA RI KE- 71 (3 Januari 1946 - 3 Januari 2017)

Rabu, 22 Februari 2017

Ka.Kankemenag Tala Tinjau Lahan KUA Pelaihari

Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kabupaten Tanah Laut (Tala) didampingi Kepala Subbag Tata Usaha Drs. H. M. Rusdi Hilmi meninjau langsung lahan rencana pembanguan gedung Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pelaihari yang beralamat Jl. Antasari RT.05 RW 02 Kelurahan Pelaihari, Selasa (21/02/17) di Pelaihari.

Lahan tersebut merupakan sebagai pengganti gedung KUA yang lama dan kemudian didirikan KUA yang baru. "Kondisi KUA sementara ini sudah tidak representatif lagi untuk memberikan pelayanan nikah dan rujuk kepada masyarakat," ujar Ka.Kankemenag.

Ka.Kankemenag berharap dengan berdirinya KUA yang baru, pelayanan urusan agama lebih meningkatkan dan proporsional dalam memberikan pelayanan publik. Disamping itu Ka.Kankemenag mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah khususnya Bupati Tanah Laut yang telah menghibahkan tanah Pemkab untuk didirikan KUA.

"Semoga apa yang menjadi cita-cita kita bersama dapat terlaksana sesuai dengan harapan, mewujudkan pelayanan KUA yang prima, ramah cepat, tepat dan professional," harapnya.

Sementara itu Kepala Seksi (Kasi) Bimas Islam Kemenag Tala Darmawi, S.Pd.I menginformasikan bahwa status kepemilikan lahan KUA Pelaihari yang beralamat di Jl. Sapta Marga No.06 Kecamatan Pelaihari merupakan milik pemerintah daerah kabupaten Tanah Laut.

Selain itu Darmawi juga menyampaikan rencana pendirian KUA dilahan yang baru seluas 40,30M X 14,6M tersebut akan langsung diproses ditahun 2017. "Insyaallah kita proses langsung pendirian KUA Pelaihari, sehingga tidak ada permasalahn lagi dengan status kepemilikan tanah," pungkasnya.
 
Dalam kesempatan tersebut juga turut berhadir perwakilan Asisten III Pemerintah Kabupaten Tala dan Kasi Penmad, sekaligus melakukan pengukuran tanah.

Bupati: Kalian Harus Bangga Belajar Di Madrasah

"Kalian harus bangga dan bersyukur bisa belajar di madrasah," ujar Bupati Tanah Laut H.Bambang Alamsyah, ST saat memberikan sambutan menjadi pembina apel pagi senin (20/02/17) di Madrasah Aliyah Negeri Tanah Laut.

Dalam sambutannya Bupati mengungkapkan menuntut ilmu di madrasah merupakan suatu kebanggan tersendiri, dimana tidak hanya mendapatkan ilmu umum saja, akan tetapi mendapatkan ilmu keagamaan yang lebih baik lagi. "Ilmu dunia dapat dan disempurnakan dengan ilmu akhirat," tegasnya.

Lebih lanjut Bupati berpesan kepada siswa untuk menggunakan waktu dengan sebaik mungkin dan belajar sebaik-baiknya sehingga melahirkan generasi yang siap pakai untuk daerah Tanah Laut.

"Lanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, jangan hanya sampai disini dan yang terpenting jangan lupa hormati guru kalian," pesannya.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Tala H.Rusmadi,S.Ag.,S.Pd.I.,MM yang turut berhadir memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah khususnya Bupati Tala yang selama ini telah mendukung dan memberikan perhatian penuh terhadap madrasah-madrasah di Tanah Laut.

Ka.Kankemenag juga berharap dengan adanya ini dapat meningkatkan silaturahmi baik antar madrasah dengan pemerintah daerah sehingga memberikan motivasi untuk meningkatkan mutu pendidikan di MAN Tala.

"Kami atas nama kementerian agama dari lintas vertical mengucapkan terimakasih atas dukungan dan perhatian Bupati Tala kepada madrasah, khususnya untuk MAN Tanah Laut," pungkasnya.
Usai apel dilanjutkan dengan simulasi Roket Air hasil rancangan Ekstrakurikuler (Eskul) Karya Ilmiah Remaja (KIR) MAN yang langsung dipraktikan Bupati Tala dan Ka.Kankemenag

Ka.Kankemenag Ambil Sumpah Guru Madrasah

Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kabupaten Tanah Laut H. Rusmadi, S.Ag.,S.Pd.I., MM mengambil sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) para Guru Madrasah dan Penyaji Bahan Seksi Bimbingan Masyarakat Islam saat apel sore, Senin (20/02/17) di Aula Kemenag Tala.

Ka.Kankemenag Tala H. Rusmadi meminta kepada guru madrasah yang baru saja diambil sumpahnya agar sumpah tersebut tidak hanya sebagai ikrar atau janji saja akan tetapi untuk betul-betul dilaksanakan sesuai tugas dan fungsinya sebagai ASN kementerian agama.

"Jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sebagaimana yang telah diatur oleh undang-undang," ujarnya.

Ka.Kankemenag mengingatkan sebagai ASN yang baik harus menjalankan kewajibannya dengan penuh ikhlas dan tanggung jawab karena sebagai ASN ada 3 hal yang didapatkannya hak, kewajiban dan sangsi. "Jika ASN bersangkutan tidak mendapatkan hak dan kewajibannya tersebut maka sangsilah," tegasnya.

Ka.Kankemenag juga berpesan kepada seluruh ASN Kemenag untuk tidak terprovokasi terhadap isu yang tidak benar yang ingin menghancur lembaga dan instisusi kementerian sendiri. "Kita jangan mudah percaya berita hoax tanpa ada kebenarannya, harus tabayyun sebelum menginformasikan kembali kepada orang lain," pesannya.
 
Pengambilan sumpah tersebut sebanyak 7 orang yang terdiri Abdul Karim, S.Pd.I Guru MTsN Kintap, Nurmansyah Guru MIN Pelaihari, Supini Guru MIN Pabahanan, Widiyo Nugroho Penyaji Bahan pada Bimas Islam Kantor Kemenag Tala, Sohifatul Aana Guru MTsN 2 Pelaihari, Fathurrachman guru MTsN Kintap dan Paurazi guru MTsN Kintap.

Pokjaluh Gelar Rapat Persiapan Pembinaan Penyuluh Agama Non PNS

Kelompok Kerja Penyuluh Agama (Pokjaluh) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tanah Laut menggelar rapat persiapan pembinaan Penyuluh Agama Non PNS yang akan dilaksanakan Senin mendatang 27 Februari 2017.

Rapat persiapan tersebut dihadiri langsung Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Darmawi, S.Pd.I dan seluruh penyuluh agama se kabupaten Tanah Laut di Resto an Fish Bon Sawit Gunung Melati, Senin (20/02/17).

Dalam sambutannya Darmawi, SPd.I menjelaskan demi kelancaran kegiatan tersebut diperlukan persiapan yang maksimal sehingga kegiatan dapat berjalan dengan tepat, cepat dan akurat sesuai dengan yang diharapkan. ''Harus ada kordinasi dan informasi yang jelas sehingga kita dapat menyampaikan berita ini kepada penyuluh agama honorer baik tentang tupoksinya maupun honor yang diterima masing masing penyuluh,'' ujarnya.

Lebih lanjut Darmawi menjelaskan undangan akan disampaikan langsung melalui penyuluh PNS di kecamatan masing-masing dengan harapan dapat diterima langsung Penyuluh Agama Honorer (PAH) sendiri, sehingga semua PAH dapat hadir dengan tidak ada alasan yang tidak jelas untuk tidak berhadir. 

''Kita dapat melihat langsung sejauh mana komitmen PAH terhadap tugas yang akan diembannya nanti, bagi yang tidak hadir dengan alasan tidak jelas akan mendapatkan teguran,'' tegas Kasi Bimas.

Sebelumnya Ketua Pokjaluh Tala, Bahrul Ilmi, S.Ag melaporkan rapat tersebut mengevalusasi sejauhmana persiapan yang dilakukan terhadap acara tersebut. ''Harus ada dukungan dan masukan-masukan yang baru dengan harapan dapat memberikan masukan-masukan baru bagi kegiatan kita nanti,'' pungkasnya.

Hal senada diungkapkan Penyuluh Kecamatan Bajuin Dra. Hj. Lina Hartati, rapat tersebut selain mematangkan persiapan pembinaan sekaligus ajang silaturahmi antar penyuluh se Kabupaten Tala. ''Semoga acara nanti berjalan dengan lancar dan silaturahmi antar terus meningkat,'' tandasnya.

Selasa, 21 Februari 2017

KPPN Pelaihari Canangkan Zona Integritas WBK dan WBBM

Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pelaihari melakukan pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Jumat (17/02/17) di KPPN Pelaihari.

Pencanangan tersebut dihadiri langsung Kepala Kantor Wilayah (Ka.Kanwil) Ditjen PBN Provinsi Kalimantan Selatan, Deputi Pencegahan KPK, Wakil Bupati Tala, Kepala KPPN se Kalsel, KPA satker wilayah Pelaihari dan seluruh Kepala SKPD Kabupaten Tanah Laut.

Deputi Pencegahan KPK Anto Ikayati melaporkan sebanayak 181 Cabang KPPN diseluruh Indonesia dan ditahun 2017 sebanyak 66 KPPN melaksanakan akselarasi pembangunan zona integritas WBK dan WBBM dan salah satunya KPPN Pelaihari.

Anto mengharapkan dengan adanya pencanangan tersebut KPPN Pelaihari dapat memberikan sinerji dan peningkatan dalam meberikan pelayanan untuk menghindari korupsi. Pemberian predikat zona integritas dan WBK WBM merupakan pemberian penghargaan terhadap pimpinan dan unit kerja yang telah membangun tata kelola pelayanan dengan baik.

Anto juga berharap kepada semua stake holder di Tanah Laut untuk mendukung KPPN Pelaihari dalam mencanangkan tersebut sehingga pembangunan zona integritas WBK dan WBBM di KPPN Pelaihari dengan sukses.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Tanah Laut H.Rusmadi,S.Ag.,S.Pd.I.,MM yang turut berhadir dalam kesempatan tersebut sangat mengapresiasi terhadap apa yang dilakukan KPPN Pelaihari. Ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, ujar Ka.Kankemenag.

Selain itu Ka.Kankemenag mengungkapkan bahwa Kemenag Tala telah melaksanakan zona integritas WBK dan WBBM terlebih dahulu. Dengan dicanangkannya KPPN Pelaihari sebagai zona integritas WBK dan WBBM dapat memberikan motivasi daerah lain untuk dapat mengimplementasikan diinstasi pemerintah lainnya, pungkasnya.
Rangkaian acara tersebut diisi dengan pembacaan dan penandatangan secara simbolis Piagam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas.

Ka.Kankemenag : Kinerja Guru Harus Lebih Ditingkatkan

"Kinerja guru harus lebih ditingkatkan," ungkap Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kabupaten Tanah Laut H. Rusmadi,S.Ag.,S.Pd.I.,MM saat memberikan sambutan pada apel gabungan sekaligus penandatangan Pakta Integritas (PI), Jumat (17/02/17) di Halaman Kantor Kemenag Tala.

Menurut Ka.Kankemenag sebagai ASN Kemenag, khususnya guru-guru madrasah diharapkan untuk terus mengembangkan keilmuannya dan berinovasi meningkatkan mutu dan kinerjanya sesuai bidangnya masing-masing.

Lebih lanjut Ka.Kankemenag berharap disamping kinerja seorang guru tidak terlepas dari integritas maka menghimbau untuk terus mengamalkan 5 nilai budaya kerja kementerian agama, sehingga tercipta generasi-generasi muda sesuai dengan yang diharapkan.

Apel gabungan tersebut sekaligus penandatangan pakta integritas oleh Guru-guru PAI, Guru Madrasah Swasta dan Staf KUA dengan dihadiri seluruh Kepala KUA, Kepala Madrasah serta pegawai di lingkungan kemenag.
 
Sementara itu, Masniah salah satu Staf KUA Takisung mengutarakan akan semaksimal mungkin menjalankan tugasnya sesuai dengan fungsinya. "Sebagai pelayan masyarakat, kami di KUA terus berupa meningkatkan kinerja dengan memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada masyarakat," pungkasnya.

Seksi PHU Gelar Sosialisasi Perlengkapan Administrasi CJH

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Laut melalui Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) menggelar Sosialisasi Perlengkapan Administrasi Calon Jamaah Haji (CJH) Tahun 2017, Kamis (16/02/17) di Mesjid Al-Hijriah Angsau Pelaihari.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kabupaten Tanah Laut H.Rusmadi,S.Ag.,S.Pd.I.,MM dalam arahannya menyampaikan perlengkapan administrasi merupakan langkah awal bagi CJH untuk persiapan melaksanakan ibadah haji.

"Salah satu yang terpenting persyaratan untuk melaksanakan ibadah haji, adanya paspor," tegas Ka.Kankemenag.

Melalui kegiatan tersebut Ka.Kankemenag berharap kepada CJH untuk memanfaatkan semaksimal mungkin, mengerti prosedur syarat dan ketentuan yang sudah berlaku, sedangkan seksi PHU mempunyai tanggung jawab dan tugas untuk membantu dalam persyaratan administrasi, khususnya tata cara pengurusan paspor.

Sementara itu Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (Kasi PHU) Kantor Kemenag Tala Drs. H.Akh.Rusyadi mengungkap kegiatan tersebut dalam rangka memberikan pelayanan dan kemudahan dalam memfasilitasi calon jamaah haji tahun 2017 untuk melengkapi berkas terkait tata cara pembuatan paspor.

Lebih lanjut H. Rusyadi menyampaikan ada terdapat beberapa kendala dilapangan yang sering ditemui, yakni kekeliruan dalam data buku nikah. Akan tetapi terang Rusyadi tidak akan menjadi penghalang, selama syarat dan ketentuan sudah terlengkapi. "Ini terlihat semangat antusias masyarakat untuk melengkapi dan mempersiapkan persyaratannya, mereka harus memperbaiki data secepatnya," sampainya.

Pihaknya berharap diakhir bulan februani, semua persyaratan pembuatan paspor sudah selesai yang meliputi, Fotokopi KTP yang masih berlaku 2 lembar, Fotokopi KK sebanyak 2 lembar, Fotokopi Akte kelahiran/ijazah/surat nikah sebanyak 2 lembar dengan kertas A4 dan melampirkan formulir SPRI (PERDIM) dengan menyediakan nama terdiri dari 3 kata.

"Adapun estimasi kouta calon jamaah haji Kabupaten Tala tahun 2017 sebanyak 197 orang dari nomor porsi 1900047194 sampai dengan 1900050674," pungkasnya.
 
Kegiatan tersebut sekaligus pengarahan dari pihak Kantor Imigrasi Banjarmasin sekaligus pengisiian blangko Perdim 11 yang merupakan salah satu persyaratan pembuatan paspor yang diikuti seluruh calon jamaah haji kab. Tala tahun 2017.