About Me

follow akun twitter resmi Kankemenag Tanah Laut @Kankemenagtala

Senin, 15 September 2014

Drs. H. Rusmadi Resmi Menjadi Ka.KanKemenag Kab. Tanah Laut

Bertempat di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Kalsel, Jumat (12/09/14), Dr. H. Rusmadi, S. Ag. S. Pd. I resmi dilantik menjadi Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Tanah Laut oleh Kepala Kanwil Kemenag Prov. Kalsel.
Hal tersebut terkait kekosongan jabatan Kepala Kankemenag Kab. Tala setelah dilantiknya Drs. H. M. Tambrin, M. MPd menjadi Kepala Kanwil Kemenag Prov. Kalsel semenjak februari 2014, yang selama ini Kepemimpinan dipegang oleh Pgs. Drs. H. M. Rusdi Hilmi.
Pelantikan ini dihadiri oleh Ka. Kankemenag se Kalsel, pejabat eselon III dan IV serta Karyawan (i) di lingkungan Kanwil Kemenag Prov. Kalsel.
Dalam arahannya Ka. Kanwil berpesan kepada Drs. H. Rusmadi agar segera beradaptasi dengan lingkungan yang baru, dan berkordinasi juga bekerjasama dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.
“Segera melaporkan diri kepada Bupati Tanah Laut dan melakukan kordinasi dengan jajaran terkait,” pesan H. Tambrin.
Ketika dikonfirmasi, seusai pelantikan, H. Rusmadi mengatakan,”kita sebagai PNS adalah sebagai abdi bangsa, negara, agama, agama dan pelayanan masyarakat siap menjalankan tugas dimanapun kita berada dan bertugas sesuai dengan tupoksi serta aturan yang berlaku,’ ujar nya.
H. Rusmadi menambahkan, apa yang telah diarahkan Ka. Kanwil harus kita laksanakan sesuai SOP, terutama bagaimana berkoordinasi dan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah.
“Yang lebih penting bagaimana membangun kekompakan, kerjasama dan menjalin persatuan dan kesatuan serta silaturrahmi selalu kita aktualisasikan sebagaimana budaya Kementerian Agama, antara lain 3KI, yaitu keteledanan, kejujuran, keikhlasan dan Integritas,” tambah H. Rusmadi.
Sementara itu, untuk Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Tabalong yang sebelumnya diisi oleh H. Rusmadi, kini digantikan oleh Drs. H. Mahrus, MM yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag TU Kanwil Kemenag Prov. Kalsel.

Kamis, 11 September 2014

Musyawarah K3MTs Se Kalimantan Selatan

Bertempat di MTsN Batu Ampar Kab. Tanah Laut, Selasa (09/09/14) dilaksanakan Musyarawarah Kelompok Kerja Kepala Madrasah Tsanawiyah (K3MTs) se Kalimantan Selatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Kepala MTs baik negeri maupun swasta se Kalsel, Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Prov. Kalsel, Pgs. Kepala Kankemenag Kab.Tala yang didampingi Kasi Madrasah Kankemenag Tala.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin anggota K3MTs untuk  melaksanakan pertemuan dan bermusyawarah seputar masalah pendidikan khususnya di tingkat MTs.
Dalam sambutannya, Pgs. Kepala Kankemenag Tala, Drs. H. M. Rusdi Hilmi menyampaikan beberapa isu penting terkini, diantaranya terkait masalah pembayaran tunjangan sertifikasi/profesi Guru.
“Berdasarkan rilis KPK seperti apa yang sudah disampaikan Pak Ka. Kanwil, bahwa adanya potensi gratifikasi untuk pembayaran tunjangan sertifikasi bagi para sebesar 1,7 Triliun,” terang H. Rusdi.
Oleh karenanya, untuk menyikapi itu kita betul-betul memperhatikan aturan terkait pembayaran sertifikasi guru dan menghindari segala sesuatu tentang masalah gratifikasi.
Selanjutnya, H. Rusdi juga menyampaikan masalah pembayaran tunjangan profesi Guru non PNS yang lulus tes CPNS. Berdasarkan aturan, diterangkan bahwa Guru non PNS yang lulus tes CPNS tidak berhak lagi mendapatkan tunjangan profesi.
“Ketika SK CPNS guru sudah keluar, otomatis kita tidak bisa melakukan pembayaran tunjangan profesi tersebut, permasalahannya adalah kapan SK tersebut terbit, merupakan perhatian serius bagi kita tentang masalah pembayaran ini,” ujar H. Rusdi.
H. Rusdi juga berharap dengan adanya kegiatan ini, sebagai salah satu langkah untuk membuat Madrasah kita bisa lebh bersaing dan melebihi  Sekolah Umum di  Dunia Pendidikan.
Sementara itu, Kabid. Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Prov. Kalsel, Drs. H. Noor Fahmi, MM dalam arahannya menyampaikan terkait Organisasi  yang ada di Madrasah.
Sesuai PMA Nomor 30 tahun 2013, untuk organisasi profesi bernama  Kelompok Kerja Madrasah (KKM). Oleh karenanya K3M ini akan diganti namanya KKM, seluruh struktur K3M akan menyesuaikan dengan KKM. “Supaya legalitasnya diakui K3M akan diganti dengan KKM,” terang H. Fahmi.
Menanggapi terkait pembayaran tunjangan sertifikasi guru non PNS yang lulus tes CPNS, akan dibayar dengan surat pernyataan. Sehingga ketika SK CPNS keluar, tidak terjadi masalah lagi.

Santri PP.Darussalim Bati-Bati Raih Juara 1 MQK Ke V Jambi

Keberhasilan Abi Yazid Bustami (Ula Putra/Nahwu) dan Ayu Sapitri (Ula Putri/Tarikh) meraih peringkat 1 (satu) dimasing-masing cabangnya ajang Mushabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Ke V Tingkat Nasional di Prov Jambi tidak membuat pengurus Pondok Pesantren Darussalim Kec. Bati-Bati Kab. Tanah Laut tidak merasa cepat berpuas hati.
“Kami akan meavaluasi hasil penampilan anak santri-santri kami, untuk perbaikan serta persiapan MQK berikutnya” jelas.H.Jamil pendamping yang juga pengajar pada Ponpes Darussalim Kec. Bati-bati, saat ditanya usai diumumkannya hasil pemenang MQK percabang dipanggung utama.
pengumuman peringkat kejuaraan tersebut disampaikan pada acara penutupan, yang dilaksanakan di arena utama Pondok Pesantren As’ad Olak Kemang Seberang Kota Jambi, Minggu (07/09/14) malam, yang dihadiri oleh ribuan masyarakat yang terdiri para kafilah se Indonesia dan masyarakat Jambi tersebut ditutup secara resmi oleh Gubernur Jambi. H. Hasan Basri Agus (HBA) dengan dihibur oleh Wali Band yang juga alumni Pesantren sebagai penutup acara MQK.
H.Jamil menambahkan keberhasilan 17 santri Pondok Pesantren Darussalim memasuki babak ajang MQK di Jambi tidak serta merta berpuas hati, dimana merasa penampilan anak asuhnya dalam ajang MQK Ke V tingkat Nasional masih belum memuaskan terutama saat penampilan final.
“Babak penyisihan anak-anak tampil dengan cukup memuaskan dengan banyak meraih peringkat 1 sampai 3 akan tetapi memasuki babak final, anak-anak tidak bisa mempertahankan dan akhirnya melorot peringkatnya menjadi juara harapan,” tambah beliau.
Soal ditanya mengenai langkah kedepannya untuk persiapan MQK ke VI, H.Jamil menjelaskan akan terus meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan sklil santri berdasarkan cabang masing-masing
 “Kami akan terus berlatih dengan mempelajari serta mengeavaluasi dari hasil-hasil MQK sebelumnya melalui video-video penampilan anak asuh dan santri provinsi pulau jawa, sehingga kekurangan apa saja yang bisa diperbaiki untuk MQK Ke VI berikutnya,” terang H. Jamil.
Abi Yazid Bustami, Bidang Nahwu Putra Ula sebagai juara I, Muhammad Saifullah, Bidang Akhlak Putra Ula sebagai Juara II, Sahliana Bidang Nahwu Putri Ula sebagai juara II, Ayu Sapitri, Bidang Tarikh Putri Ula sebagai juara I, Muhammad Rajinno, Bidang Fiqih Putra Wustha sebagai juara III, Muhammad Kahfi, Bidang Nahwu Putra Wustha sebagai harapan I, Ahmad Rizki Aulia, Bidang Tafsir Putra Wustha sebagai harapan II, Siti Balqis, Bidang Fiqih Putri Wustha sebagai harapan I, Nor Helda, Bidang Nahwu Putri Wustha sebagai juara III, Marnia Wati, Bidang Tarikh Putri Wustha sebagai Juara II, Mursyid, Bidang Nahwu Putra Ulya sebagaijuara harapan I, Arifani, Bidang Akhlak Putra Ulya sebagai juara harapan II, Helmi Rifani, bidang Hadits Putra Ulya sebagai juara harapan I, Noor Hidayati, Bidang Fiqih Putri Ulya sebagai juara harapan I, Sari Dinar, Bidang Nahwu Putri Ulya sebagai juara harapan I, Nurul Husna, Bidang Akhlak Putri Ulya sebagai juara harapan III. Isroiyah, Bidang Hadits Putri Ulya juara harapan I

Senin, 08 September 2014

Ponpes Darussalim Loloskan 17 Santri Ke Final MQK Tingkat Nasional

Jum’at (05/09/14) babak penyisihan Mushabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Ke V tingkat Nasional di Provinsi Jambi tahun 2014 telah selesai dilaksanakan, dimana 17 dari 25 santri Pondok Pesantren Darussalim Kec. Bati-bati Kab. Tanah Laut yang ikut berlomba mewakili kafilah provinsi Kalimantan Selatan,  berhak untuk masuk ke final yang nantinya memperebutkan juara 1 sampai 3 dan juara harapan. 
Sesuatu yang membanggakan dari babak penyisihan ini, dimana untuk cabang Nahwu para santri-santriwati Ponpes Darussalim dari berbagai tingkatan dicabang nahwu berhak ikut berlomba kebabak final untuk meraih yang terbaik se Indonesia. 
Reporter ketika menanyakan tanggapannya kepada Ahmad Fauzi pendamping yang sekaligus pengajar di Ponpes Darussalim, akan hasil dari babak penyisihan yang berakhir pada hari ini (jum’at) sekaligus menanyakan akan persiapan apa saja dilakukan selanjutnya untuk dibabak final.
“Pastinya sebagai pengajar merasa bersyukur dan sangat bangga akan prestasi yang telah diraih para santri kami, akan tetapi kami sampaikan kepada santri yang berhak lolos ke babak berikutnya agar jangan cepat puas dan tetap semangat, karena perjuangan masih belum berakhir,” katanya.
Mengenai persiapan dan apa saja yang dilakukan untuk menghadapi babak final, dimana nantinya kafilah prov. Kalsel akan bertemu tim kuat dari pulau Jawa.
 “Usai makan malam, nantinya para pendamping akan berkumpul beserta santri untuk memberikan arahan serta semangat, karena di final nanti kafilah kuat dari pulau jawa telah menanti disetiap cabangnya,” terangnya.
Sedangkan nasehat yang tidak hentinya disampaikan para pendamping kepada santri yang nanti akan berlomba dibabak final, khsusus kepada peringkat 1 dan 2 babak penyisihan agar jangan cepat berpuas hati, karena nantinya di final semua santri akan mengerahkan semua kemampuan agar menjadi yang terbaik, sehingga peringkat dibabak penyisahan bisa berubah bahkan bisa sebaliknya.

Pgs.KaKankemenag : MQK Media Dakwah Dan Ukhuwah Islamiah

Kemeriahan mewarnai upacara pembukaan Musabaqoh Qira’atil Kutub (MQK) ke V tingkat nasional yang disertai kedatangan Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaifudin untuk membuka secara resmi pelaksanaan (MQK) ke V di provinsi Jambi, menarik minat dan perhatian masyarakat Kota seberang Jambi dan sekitarnya untuk datang ke Pondok Pesantren As’ad, Rabu (03/09/14).
Pgs.Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Laut,Drs.H.M.Rusdi Hilmi dengan Kabag Kesra Pemkab Tala, H. Hasan Basri, BA, S. Pd. I beserta rombongan  Pemkab Tala datang  ke Jambi untuk ikut serta berpartisipasi pada kegiatan MQK tingkat Nasional tahun 2014, sekaligus untuk memberikan semangat dan dorongan moril pada santri-santriwati yang sebantar lagi akan bertanding.
Kedatangan Pgs Kakankemenag Tala beserta pejabat Pemkab Tala bukan tanpa ada alasan, akan tetapi datang khusus untuk memberikan semangat dan dorongan moril kepada santri, pelatih dan pendamping, dimana sebagian besar santri yang diberangkatkan ke Prov Jambi untuk bertanding di MQK Ke V tingkat Nasional mewakili Prov Kalsel, adalah santri-santriwati dari Ponpes Darussalim Kec. Bati-Bati setelah menjadi juara umum MQK tingkat Prov Kalsel.
Pgs.Kakankemenag Tala usai upacara pembukaan dimintai pendapat akan target dan serta peluang kafilah prov Kalsel khususnya santri dari Kab.Tala pada pelaksanaan MQK tahun 2014 yang diikuti 1.800 lebih santri dan santriwati dari berbagai pondok pesantren dari 33 provinsi se Indonesia.
“Kafilah prov kalsel termasuk kedalam kafilah yang diperhitungankan setiap ajang MQK, untuk itu para santri jangan cepat berbangga hati akan tetapi hendaknya menjadi pecutan semangat dalam bertanding untuk memberikan suatu kebanggaan untuk daerah kita,” ujar Pgs.KaKankemenag Tala.
Sedangkan untuk target sendiri, H.Rusdi saat diminta pendapatnya mengatakan bahwa target untuk tingkat nasional hendaknya jangan dijadikan beban baik untuk santri maupun officialnya.
“Bertandinglah semaksimal mungkin, sekarang perkembang ponpes seluruh di Indonesia sudah merata, pastinya kemajuan tersebut akan berpengaruh pada kompetisi MQK tahun 2014 ini, melihat hal tersebut paling tidak untuk kafilah Kalsel dapat mempertahankan peringkat sewaktu MQK Ke-4 di NTB, akan lebih baik lagi kalau bisa lebih dari waktu MQK ke 4,” jelas H.Rusdi.
H.Rusdi Hilmi menambahkan sekaligus menekan bahwa setiap ajang MQK hendaknya jangan dinilai dari hasil kompetisi 2 (dua) tahunan akan tetapi hendaknya sebagai media dakwah serta sebagai pengikat tali persaudaraan sesama santri yang ada diIndonesia, juga untuk ukhuwah Islamiah sesama umat muslim di Indonesia.

Kasi Madrasah Dampingi Tim Penilaian Sekolah Sehat Tingkat Prov. Kalsel

Penilaian sekolah sehat tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang diadakan kerjasama empat Kementerian, Selasa (02/09) dilakukan di Kabupaten Tanah Laut, dimana penilaian dilakukan di MTsN 1 Pelaihari dan MIN Kuringkit yang merupakan wakil dari Kabupaten Tanah Laut tingkat SLTP/MTs Sederajat dan SD/MI sederajat.
Kegiatan Penilaian Sekolah Sehat merupakan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri yang terdiri dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan, sehingga merupakan kegiatan yang sifatnya penting dan sangat diperhatikan akan manfaatnya.
Rombongan tim penilai yang terdiri dari Kanwil Kemenag Prov. Kalsel, Dinas Kesehatan Prov. Kalsel, Pemerintah Prov. Kalsel dan Dinas Pendidikan Prov. Kalsel terlebih dahulu mendatangi MTsN 1 Pelaihari, yang juga didampingi tim Penilai tingkat Kabupaten serta Kasi Madrasah Kankemenag Kab. Tala.
Dalam arahannya sebelum melakukan penilaian, Tim mengatakan penilaian berupa pengamatan dan wawancara. Disamping itu, penilaian juga tidak melihat dari aspek lomba saja, yang lebih penting adalah sebuah proses pembinaan yang dilakukan terus menerus, dengan tujuan agar anak didik akhirnya mampu mempraktekan budaya hidup sehat dan bersih sehingga meningkatkan optimalisasi hasil pembelajaran yang maksimal.
Sementara itu, Kasi Madrasah Kankemenag Tanah Laut, Hamsani, S. Pd. I menyampaikan dalam arahannya, berharap kepada tim penilai dapat memberikan masukan atas segala kekurangan yang ada.
“ masukan atas segala kekurangan merupakan koreksi tersendiri bagi kita untuk berusaha lebih baik lagi, khususnya dibidang kesehatan ini”, ujar Hamsani.
Hamsani juga menambahkan selain bagian kesehatan, peningkatan juga dilakukan pada bagian sarana dan prasarana, yang mana merupakan penunjang pembelajaran yang maksimal.

Pgs.KaKankemenag Kunjungi Pemondokan Kafilah MQK

Selasa sore (02/09/14) Pgs.Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Laut, Drs.H.M.Rusdi Hilmi memberikan semangat dan motivasi kepada santri yang sebentar lagi akan bertanding dalam ajang Mushabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke V Tingkat Nasional di Provinsi Jambi, dengan mengunjungi pemondokan para santri di Ponpes Nurul Iman kota Jambi.
Kedatangan Pgs.KaKankemenag di Ponpes Nurul Iman disambut Ustad Syaifullah pelatih dari kafilah Prov Kalsel yang juga seorang pengajar di Ponpes Darussalim Kec. Bati-Bati beserta para santri yang sebagian besarnya adalah santri yang menuntut ilmu agama di Ponpes Darussalim Kec. Bati-bati.
Ustad Syaifullah menjelaskan bahwa kondisi para santri dipemondokan untuk  sampai saat dalam keadaaan sehat wal afiat, dan terus berlatih dengan bimbingan para pelatih yang selalu memantau kesiapan dan kondisi mental maupun fisik para santri.
“Dengan terus melakukan latihan pemantapan selama berada dipemondokan ini, para santri merasa sudah untuk bertanding semaksimal mungkin untuk yang terbaik,” jelasnya.
Selain itu Ustad juga menambahkan bahwa perbedaan adat budaya antara tidak ada masalah akan tetapi perbedaan selera makanan yang menjadi masalah bagi para santri khususnya para santri wanita yang berakibat bisa penurunan stamina dan kualitas suara, akibat keseringan makanan yang pedas.
Pgs.KaKankemenag Tala kepada kepada para santri berpesan agar nantinya dalam bertanding untuk berusaha semaksimal mungkin mengerahkan kemampuan, akan tetapi yang terpenting niatkan apa yang telah kalian lakukan dengan terus berlatih,belajar hanya untuk ibadah dan  prestasi yang diraih nantinya hanya untuk dakwah.
“Tampilkan semua kemampuan kalian semaksimal mungkin nantinya saat bertanding, dengan persiapan yang telah dilakukan dan diiringi doa, atas ijin Allah kalian mendapatkan hasil yang terbaik serta kebanggaan,” pesan Pgs.KaKankemenag Tala.
H.Rusdi juga menambahkan akan terus berikan motivasinya kepada para santri. “Kalian adalah orang – orang pilihan yang diberikan kesempatan oleh Allah SWT hingga berada sampai ditingkat nasional ini, serta menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan, oleh karena itu teruslah berusaha semaksimal mungkin memberikan yang terbaik untuk daerah kita,” tambah H.Rusdi.